Top Picks
Lirik Investasi Kaltim, Wagub Terima Kunjungan Perwakilan PD Malaysia Irawansyah Ungkap Tak Ada Pemangkasan 25 Persen APBD Kutim 2020 DPRD dan Pemkab Kutim Setujui Perda Ketenagakerjaan dan Pembentukan Sebelas Desa Dua Raperda Usulan Pemerintah, Fraksi AKB Minta Segera Dibentuk Pansus Gelaran Local Market Sangatta Sukses, Panitia Dibubarkan, Kasmidi: Selanjutnya Giliran Kecamatan Sekda Irawansyah Hadiri Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1441 H

Tingkatkan Ekonomi, dengan Membuka Konektivitas Daerah

Fokuskaltim.com, SAMARINDA – Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK punya tekad membawa Kaltim ke arah yang lebih baik melalui peran di legislatif. Ia mengungkapkan, cita-citanya ingin membuka konektivitas Kaltim, dengan 10 kabupaten/kota terhubung dengan baik. Misalnya, dengan memperbaiki akses daerah terpencil yang masih terisolasi.

“Saya sudah bicara dengan teman-teman piminan, kita akan prioritaskan infrastruktur dasar, membuka konektivitas seluruh wilayah di Kaltim ini,” ujarnya, saat berbincang dikediamannya, Kamis (3/10/2019).

Menurut Makmur, upaya tersebut akan dilakukan dengan politik anggaran di DPRD Kaltim. Ia akan berupaya memaksimalkan anggaran pos infrastruktur untuk hal tersebut. Mantan Bupati Berau ini berpendapat, dengan terbukanya daerah terisolasi, maka ekonomi Kaltim dapat tumbuh dari pedesaan. Misalnya saja, hasil usaha pertanian masyarakat bisa dengan cepat didistribusikan ke daerah lainnya. Pun dengan ekonomi lainnya.

“Bagaimana pembangunan yang menyentuh secara langsung. Infrastruktur jalan sangat dibutuhkan masyarakat. Kalau jalan enggak ada, maka enggak bisa terhubung pelayanan masyarakat,” imbuhnya.

Ia mencotohkan, di daerah pemilihan (dapil) Bontang, Kutai Timur, dan Berau yang dia wakili, masih ada daerah yang belum terhubung secara baik infrastruktur jalannya. Sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat pun lambat. Dampaknya, perputaran uang pun ikut melambat.

“Yang masih menjadi kebutuhan masyarakat itu sederhana, misal perbaikan jalan,  pendidikan, dan kesehatan. Di kampung-kampung itu, masyarakat hanya butuh itu saja,” katanya.

Makmur meyakini, jika beberapa kebutuhan dasar itu dapat dipenuhi maka dapat dipastikan kualitas pembangunan di Kaltim akan meningkat cukup drastis. Ia pun akan mengawalnya secara langsung setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat, terutama yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

Meski demikian, diakui Makmur, memang tidak mudah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di Kaltim. “Tetapi apapun itu, tentu komitmen dan konsistensi mengawal aspirasi masyarakat tetap harus kita lakukan. Saya akan mencoba membangun sinergitas yang baik dengan pemerintah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di Kaltim,” tandasnya. (adv-tm)

Editor: Syarifuddin

Baca Juga