Top Picks
Ini Pesan Khusus Bupati Kutim untuk 4 Kepala OPD Baru Dilantik Pedoman Media Siber Baznaz Kutim Gelar Sunatan Massal Inilah Pandangan Umum Fraksi Nasdem Terhadap Rancangan Awal RPJMD Kutim 2021-2026 10 Kabupaten dan Kota Di Kaltim Masih Rawan Peredaran Narkotika Pemprov Kaltim Targetkan 5000 RLH Selesai dI Tahun 2023

Kedepan Persoalan Demografi Menjadi Tantangan Tersendiri Kutai Timur

fokuskaltim.co - Fraksi PDI-P (Perjuangan) DPRD Kutai Timur (Kutim) berpandangan, pemerintah daerah masih perlu melakukan pendataan secara tepat terhadap jumlah penduduk, terkhusus bagi para pencari kerja di Kutim.

Pendataan jumlah penduduk yang dimaksud tersebut dinilai harus dilakukan seiring pertumbuhan jumlah penduduk setiap tahunnya.

“Jumlah penduduk yang terus bertambah tersebut harus dapat di manfaatkan kearah peningkatan kapasitas sumber daya manusia menuju puncak bonus demografi Indonesia pada tahun 2030,” ucap Yusuf Silambi, Jubir Fraksi PDI-P di Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi Terhada Ranwal PJMD Kutim 2021-2026, Rabu (21/4/2021).

Bagi Fraksi PDI-P, strategi itu akan mampu menjawab tantangan bonus demografi yang terjadi di Indonesia pada tahun 2020-2030, di mana jumlah penduduk Indonesia akan didominasi oleh penduduk usia produktif.

“Tentu saja jumlah penduduk pada usia produktif atau angkatan kerja harus dapat dimanfaatkan sebagai modal pembangunan di Kabupaten Kutai Timur,” ucap Yusuf Silambi.

Jubir Fraksi PDI-P juga membeberkan jumlah penduduk Kutim yaitu mencapai 424.334 jiwa di tahun 2020. Menurutnya, jumlah ini mengalami peningkatan sebanyak 1.429 jiwa dari tahun sebelumnya yang sebanyak 422.905 jiwa.

“Pertumbuhan penduduk sebesar 0,33 persen per tahun,” ujar Yusuf Silambi. (adv).

Baca Juga