Top Picks
Fraksi PDI-P DPRD Kutim Minta Eksekutif Lindungi Masyarakat dari Praktek Calo Dukung Pemerintah, PT Kobexindo Bantu Alat Kesehatan SDN 002 Kaliorang untuk PTM Menilik Air Terjun Mbang Lemun di Hutan Muara Wahau yang Belum Terjamah Disdik Kutim Semarakkan Hardiknas dengan Webinar bersama Kepsek Resmi Dilantik, AJKT Canangkan Pelatihan Jurnalistik di Desa dan Deklarasi Anti Hoax Dimasa Pademic dan Pilkada. Rapat Virtual Disdik Kutim-Kepsek se-Kaubun Bahas Realisasi dan Evaluasi Program Berjalan

MQA Sangatta Lahirkan 5 Tahfidz Quran, Adriansyah Beri Apresiasi

FOKUSKALTIM.CO - Markaz Qur’an Assa’adah (MQA) Sangatta, Kutai Timur (Kutim) menggelar wisuda tahfidz qur’an Angkatan ke 2 di Hotel Royal Victoria Sangatta, Sabtu (24/4/2021). Kegiatan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19 dan dihadiri Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman.

 

Ardiansyah yang didampingi Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang begitu bersyukur karena lewat wisuda tahfidz, akan muncul ahli alquran atau penghafal quran di Kabupaten Kutim.

 

"Kita patut memberikan apresiasi program MQA yang kembali melahirkan generasi tahfidz atau penghafal quran angkatan ke-2 di bulan Ramadan," terangnya.

 

Ardiansyah menekankan, aktifitas positif di bulan ramadan tetap berjalan lancar, pun seperti yang dilakukan oleh MQA. Bahkan, kata dia, MQA berhasil melangsungkan wisuda tahfidz Quran yang diikuti 5 wisudawan.

 

Bagi Ardiansyah, program MQA wajib mendapat penghargaan dari setinggi-tingginya karena mampu memberikan pelajaran membaca Al-Quran kepada anak balita, serta menghafalkannya. Khususnya atas usaha dan kesabaran dalam mendidik para santri dengan menggunakan metode Tabarak.

 

"Saya mewakili Pemkab Kutim memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada MQA,"terang Ardiansyah.

 

Sementara itu, Direktur MQA, Ustazah Ayuk Mas’adah melaporkan jumlah peserta mewisuda angkatan ke 2 yang sebanyak 5 santri. Yakni, Qonita Mayla Faiza Fanani berusia 12 tahun, Nur Husna berusia 13 tahun, Aisyah Nur Dzakiyyah berusia 11 tahun, Zahra Qoulan Sadida berumur 17 tahun dan Muhammad Al Rifqi berusia 11 tahun.

 

Ustazah Ayuk juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para donatur serta wali santri yang telah membantu dalam mendirikan rumah tahfidz MQA Sangatta. Kedepan, Dia berharap mampu mendirikan kampung quran seperti yang ada di wilayah Kabupaten Kediri, ini dicita-citakan guna mendukung pengembangan Islam di Kutim. (Adv).

 

 

Baca Juga